Penyakit Virus Kuning (Gemini Virus) & Hama Vektor Kutu Kebul
Patogen / Hama Ilmiah: Pepper Yellow Leaf Curl Virus / Bemisia tabaci
๐ Penjelasan Penyebab Gejala pada Tanaman Anda:
Daun cabai berubah kuning terang disertai pucuk keriting/melengkung dan layu disebabkan oleh infeksi Virus Gemini yang ditularkan oleh hisapan hama Kutu Kebul (Bemisia tabaci) di permukaan bawah daun, diperberat oleh kekurangan unsur mikro dan stres keasaman tanah.
1) Pangkas atau cabut tanaman muda yang sudah kerdil kuning parah agar tidak menular.\n2) Pasang Perangkap Kuning Berperekat (Yellow Sticky Trap) setinggi pucuk tanaman.\n3) Bersihkan gulma di sekitar bedengan yang menjadi inang kutu kebul.
Haluskan 100g Daun Sirsak + 100g Rimpang Lengkuas + 50g Bawang Putih + 1 genggam Daun Mimba/Brotowali. Rendam dalam 5 liter air + 1 sdt sabun cair ramah lingkungan selama 24 jam, saring, lalu semprotkan ke BALIK DAUN setiap 3 hari pada sore hari.
Acuan Pedoman Hortikultura Kementan RI: Jika serangan di atas ambang kendali, semprotkan akarisida/insektisida berbahan aktif Abamektin, Imidakloprid, atau Diafentiuron secara bergilir (dosis 0,5โ1 ml/liter air).
๐ฑ Cara Memulihkan Media Tanam Agar Kembali Subur:
Taburkan 50g Kapur Pertanian (Dolomit) di sekeliling perakaran cabai untuk menaikkan pH tanah ke 6.5, kocor dengan Pupuk Hayati Trichoderma + Asam Humat, dan berikan pupuk daun Magnesium & Kalsium.
๐ Rekomendasi Alat & Nutrisi Tepat Guna dari Toko Admin (Fitur 3):
Tips Penyiapan Media Tanam yang Baik & Jadwal Pemupukan (Database `soil_media_guides`)
๐ฑ Cabai Rawit & Cabai Merah Besar
pH Ideal: 6.0 - 6.8Racikan Media Tanam: 2 Bagian Tanah Gembur (Top Soil) : 1 Bagian Pupuk Kandang Matang : 1 Bagian Sekam Bakar + 30g Kapur Dolomit + 10g Jamur Trichoderma per polybag/lubang tanam.
Jadwal Air: Siram pagi dan sore secukupnya (jaga lembap tetapi jangan tergenang agar akar tidak busuk).
Pemupukan: Kocor NPK 16-16-16 (3g/L) setiap 10 hari pada fase vegetatif; tambahkan Kalsium (Ca) dan Kalium tinggi saat fase berbunga dan berbuah.
๐ฑ Tomat Sayur & Buah Unggul
pH Ideal: 6.2 - 6.8Racikan Media Tanam: 2 Bagian Tanah Gembur : 2 Bagian Kompos Organik Matang : 1 Bagian Sekam Bakar + 40g Kapur Dolomit tinggi Kalsium.
Jadwal Air: Siram rutin di zona perakaran pagi hari, hindari membasahi daun di malam hari.
Pemupukan: Berikan pupuk dasar kompos matang, susulan NPK seimbang umur 14 & 28 HST, serta semprot Kalsium-Boron untuk mencegah busuk ujung buah.
๐ฑ Jahe Merah & Rimpang Herbal (TOGA)
pH Ideal: 5.8 - 6.5Racikan Media Tanam: 1 Bagian Tanah : 2 Bagian Pupuk Kandang Sapi Matang : 2 Bagian Sekam Bakar/Mentah agar media remah dan rimpang mudah membesar.
Jadwal Air: Siram 1 kali sehari sore hari; pastikan kantong polybag memiliki lubang drainase lancar.
Pemupukan: Lakukan pembumbunan (penambahan media kompos + sekam) setiap 60 hari sekali seiring naiknya tunas rimpang.
๐ฑ Padi Sawah Organik Desa (Metode SRI)
pH Ideal: 5.5 - 6.5Racikan Media Tanam: Lumpur sawah subur + 2 ton/ha Kompos Jerami Fermentasi EM4 + Abu Sekam Bakar kaya Silika.
Jadwal Air: Pengairan berselang (intermittent / macak-macak): genangi 2 cm lalu keringkan 3โ4 hari agar akar mendapat oksigen dan tahan hama wereng.
Pemupukan: Pupuk organik cair / MOL pada umur 10, 25, dan 40 HST ditambah abu sekam untuk memperkuat pelepah batang.